Kedokteran Jadi Fakultas Idaman Murid dan Orangtua Oleh: Shahzada Fayzul Haq

 Kedokteran Jadi Fakultas Idaman Murid dan Orangtua

Oleh: Shahzada Fayzul Haq

 

 

               Fakultas Kedokteran Baik Prodi Kedokteran Umum ataupun Kedokteran Gigi selalu menjadi incaran  bagi banyak murid dan orang tua di Indonesia. Dari dulu hingga sekarang Kedokteran selalu di dambakan sebagai jalur menuju profesi yang matang dimasa depan. Ini terbukti dengan 62.500 jumlah mahasiswa kedokteran di seluruh Indonesia tahun 2020. Namun apakah kedokteran layak menyandang gelar sebagai jurusan dengan jaminan kehidupan yang mapan?.

 

Banyak sekali hal yang harus dilalui apabila ingin menjadi mahasiswa kedokteran. Hal ini

bahkan dimulai dari pendidikan usia dini. Kita coba nalar saja, seorang siswa memerlukan nilai yang sangat tinggi apabila ingin menjadi mahasiswa kedokteran. Belum lagi hal ini juga dipengaruhi oleh reputasi sekolah asal ketika seleksi tanpa tes masuk perguruan tinggi. Ini berarti siswa harus bisa masuk sekolah menengah atas dengan kapabilitas yang memadai untuk menunjang perjalanan menuju kedokteran. Ditambah lagi biaya pendidikan untuk menjadi seorang dokter tidaklah murah, perlu puluhan hingga milyaranrupiah dalam pembiayaannya. Modul pembelajaran pun tidak memiliki harga yang terjangkau bagi masyarakat kita. 

 

            Di dunia kedokteran pun banyak berita simpang siur terkait kasta di dalam perkuliahan dan dunia kerja. Kalian pasti tak asing dengan istilah darah biru dan darah murni bagi mahasiswa kedokteran. Mahasiswa yang memiliki orang tua atau “orang dalam” di bidang kedokteran memiliki kesempatan lebih besar dalam perkembangan karirnya. Hal ini pun  bahkan berlanjut hingga dunia kerja dan spesialis. Beberapa lulusan sarjana kedokteran menyampaikan beapa sulitnya mengambil spesialis tanpa adanya kenalan. Namun pada saat yang sama beberapa pelakon dokter menyampaikan bahwa hal ini sudah mulai ditinggalkan.

 

            Kendati demikian kedokteran memang memberi harapan yang besar bagi setiap individu yang mendambakannya, ditambah lagi dengan banyaknya publik figur dokter sukses yang kini unjuk gigi di media sosial. Dokter juga merupakan profesi yang sangat ideal bagi orang orang yang ingin memberikan pengabdian di masyarakat dan merupakan pekerjaan yang mulia. Jadi apakah kamu masih mau masuk Fakultas Kedokteran? Ingat selain menjanjikan kehidupan mapan, kedokteran juga menjanjikan kuliah yang super sibuk. Tugas yang mengintai dan laporan praktik yang seolah menjadi momok bagi semua mahasiswa kedokteran. Jadi buat kamu yang ingin menjadi seorang dokter, persiapkan dirimu karna ini akan menjadi perjalanan yang panjang.

Komentar